Hello :)
Berawal dari rasa penasaran aku tentang kota Palangkaraya.
Kali ini mau cerita tentang perjalanan aku kemarin ke kota Palangkaraya bareng Mita, Panji dan Dani (homoannya Panji)
Sebenarnya aku dan Mita sudah lama ingin berkunjung ke kota Palangkaraya, tapi karena kami nggak tau jalan dan nggak ada kenalan di sana, rencana itu nggak pernah terlaksana sampai akhirnya pas kebetulan temen kuliah kami, si Panji mau jalan-jalan ke Palangkaraya. Nah disini, kisah perjalanan kami ke Ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah ini dimulai.
Kamis, 21 Mei 2015
Pukul 15.30 WITA, perjalanan kami di mulai dari kota tercinta, Banjarmasin
Selama perjalanan ke sana nothing special happen. Perjalanan lancar-lancar aja, cuaca juga cerah-cerah aja. Motor yang kami bawa baik-baik aja juga, nggak ada acara mogok atau bocor ban. Nggak ada. Alhamdulillah. Cuman satu yang bikin nyesek. Pantat tepos karena kelamaan duduk di motor :D
Setelah 4 jam lamanya, akhirnya kami sampai juga di kota Palangkaraya. *yeeyy* dan kami langsung menuju rumah tempat kami menumpang. Rumah mamanya Panji :D
Setelah mandi dan makan malam, aku nggak mau buang waktu buat diam di rumah aja. Aku ajak anak-anak buat keluar explore malamnya kota Palangkaraya.
Karena keterbatasan info dan waktu, malam itu nggak banyak tempat yang bisa kami kunjungi.
Cuma ke bundaran aja, sama ke Taman kota.
Taman Kota Palangkaraya.
Keren sih taman kotanya, cantik.
Bukan kami namanya kalau nggak selfie di tempat-tempat kece macam ni
Ya, setelah ber-selfie ria di taman kota. aku dan anak-anak niat mau nyari tempat nongki yang asik buat ngopi, sambil menikmati kota Palangkaraya di malam hari. Tapi ternyata susah loh nyari tempat santai disini. Mungkin karena sudah larut malam juga jadi banyak cafe yang pada tutup. Aku sempat googling nyari info tempat nongki yang asik di Palangka, katanya tempat orang-orang Palangka sering ngumpul di sepanjangan jalan Yos Sudarso. Malam itu kami muter-muter nyari jl.Yos Sudarso nggak nemu.
Satu-satunya tempat santai yang kami liat masih buka dan rame penongkrong malam itu cuma di Gemilang deket rumah mamanya Panji, dan kami memutuskan untuk nongki sebentar disini.
Jum'at, 22 Mei 2015
Hari ini kami semua bangun agak siangan. Biasalah efek kecapekan bekas perjalanan kemarin sama bekas begandang kami malam tadi.
Rencana perjalanan hari ini, aku mau liat susana kota Palangka disiang hari sekalian mau nyari jl.Yos Sudarso, biar malam ini bisa kongkow sama anak-anak disono, siapa tau yang jomblo-jomblo bisa dapat jodoh.
Btw, masalah jomblo. Sebenarnya aku lagi 'war' sama pasangan aku. Doi murka banget waktu tau aku mau jalan ke Palangkaraya 4 hari dan nggak bilang sebelumnya sama dia. Aku baru bilang ke dia 3 jam sebelum kami berangkat ke Paray. Dia maksa aku pulang hari ini tapi itu nggak mungkin. Nggak enak sama anak-anak, dan nggak enak di ongkos :') hahaha.. masalahnya kalau aku pulang hari ini juga naik travel, biayanya akan sangat berat karena memang kondisi aku lg oel jua. Ngepas! Tapi tetep aja, nekat jalan jauh ke Palangkaraya demi memuaskan hati dari rasa penasaran. Halah! sudahlah, nggak usah diterusin yg ini mah, sedih aja bahasannya kalau malsah hati sama dompet ini. hahahaa...
Kali ini cuma aku sama mita yang berangkat. Para banci lebih seneng di rumah nunggu waktu solat Jumat dari pada harus ikut kami panas-panasan muterin kota.
Jam 10 pagi, aku dan mita cus keliling kota Palangkaraya yang hari itu lagi cerah dan hebatnya kami, nggak bawa celana panjang apa-apa selain jins yang dipakai pas perjalanan ke Palangka sama celana babydoll buat bobo. Jadilah, mau nggak mau jalan pake celana pendek, tanpa jaket, pake motor. Panas. Tapi nggak papa lah, item dikit demi jalan-jalan keliling kota aku rela :D
Dengan modal nekat dan modal alamat rumah mamanya Panji. Aku dan Mita meluncur menyusuri jalan kota Palangka tanpa tau jalan. Yang kami cari cuma satu "jl.Yos Sudarso"
Setelah berjuang muter-muter dan panas-panasan, pengorbanan kami terbayar. Kami dapat letak jl. Yos Sudarso itu.
Sepanjangan jalan Yos Sudarso kami susurin. Terus.. terus.. terus.. sampai kami berdua nemuin tempat yang menurut kami menarik.
Coba tebak apa itu?
haha.. Universitas Palangkaraya yang menarik perhatian kami. Niatnya sih cuma mau foto sambil icip-icip jajanan kampus sana. Tapi pas kami masuk, kami malah nyasar. Kampusnya nggak terlalu rame dan kami nggak nemuin kantin. Tiga kali aku sama Mita muter-muter di kampus itu, kami nggak nemuin kantin. Jadi mampir ke Unpar cuma numpang foto doang. Itupun di gangguin sama anak-anak kuliahan sana. Mereka orang batak semua, horor banget kalau kami nolak mereka yang mau ikutan foto di depan Unpar. Takut di begal, kami kan pendatang, lumayan juga kenalan sama mereka, kami bisa sekalian tanya-tanya tempat bagus disana.
Habis foto di unpar, aku sama mita langsung buru-buru caps keliling lagi, mau nyari tempat santai sambil sekalian mau ngadem juga.
Tapi ternyata untuk orang macam kami ini yang pendatang dan minim info, susah juga dapet tempat santai yang enak disana. Akhirnya tujuan terakhir kami mampir ke mall sana, Palma namanya.
Pikiran kami udah kemana-mana tuh, "asik nih, ngadem di mall. Sekalian cuci mata"
pas masuk mall, ehh,, apes. Itu mall sepi banget. Mana nggak ada tempat santainya dan lagi perbaikan pula. Sial bener kami siang itu. Mau ngopi sambil ngadem aja susah bener.
Dengan rasa kecewa yang mendalam, aku sama mita memutuskan untuk balik aja ke rumah.
Sampai rumah, belum sempat aku istirahat, para banci ngajak jalan. Katanya mau ke Bukit Batu. Denger nama 'bukit batu' aku langsung semangat. Aku pernah liat foto temen aku yang pernah kesana. Tempatnya lumayan keren buat dikunjungi.
Jadilah kami. Habis solat jumat, kami ber-4 langsung capcus menuju bukit batu.
Kata mama Panji, bukit batu itu deket, tapi pas kami tanya ke orang-orang, dari kota Paray ke bukit batu itu lama perjalanannya sekitar 2 jam.
wow! udah sore gini, kesana nggak akan sempat lagi, yaudah, kami balik ke rumah dan mutuskan untuk ke bukit batu besok pagi.
Padahal niatnya malam ini, kami mau nongki ke Yos Sudarso, mau ikutan gabung sama anak-anal gahol Palangkaraya. Tapi karena hujan malam itu deras banget dan nggak ada tanda-tanda mau reda. Kami cuma ngumpul di kamar main kartu dan tidur.
Sabtu, 23 Mei 2015
Jelas rencana hari ini kami mau kemana. Habis sarapan, kami ber-4 meluncur langsung menuju bukit batu.
Jalan ke bukit batu itu arah ke kasongan dan dua jam perjalanan ke bukit batu pake motor lumayan bikin pantat pegel. Tapi nggak papa, sebanding aja kok dengan view yang kami dapat di sana. Keren cuy!
Maafkan kami permirsa, sekali lagi. Bukan kami namanya kalau nggak selpeh.!
Setelah puas foto-foto di bukit batu. Kami nggak mau buang waktu lama-lama di sana karena diperjalanan balik ke Paray, ada beberapa tempat lagi yang harus kami kunjungi.
Sempat mampir kebeberapa tempat tapi nggak terlalu bagus, jadi nggak foto-foto disana.
Satu tempat ini yang membuat aku ingin balik lagi ke Palangkaraya.
Bukit Batu Banama
To be continue...
Palangkaraya 4D3N - #2
Berawal dari rasa penasaran aku tentang kota Palangkaraya.
Kali ini mau cerita tentang perjalanan aku kemarin ke kota Palangkaraya bareng Mita, Panji dan Dani (homoannya Panji)
Sebenarnya aku dan Mita sudah lama ingin berkunjung ke kota Palangkaraya, tapi karena kami nggak tau jalan dan nggak ada kenalan di sana, rencana itu nggak pernah terlaksana sampai akhirnya pas kebetulan temen kuliah kami, si Panji mau jalan-jalan ke Palangkaraya. Nah disini, kisah perjalanan kami ke Ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah ini dimulai.
Kamis, 21 Mei 2015
Pukul 15.30 WITA, perjalanan kami di mulai dari kota tercinta, Banjarmasin
Selama perjalanan ke sana nothing special happen. Perjalanan lancar-lancar aja, cuaca juga cerah-cerah aja. Motor yang kami bawa baik-baik aja juga, nggak ada acara mogok atau bocor ban. Nggak ada. Alhamdulillah. Cuman satu yang bikin nyesek. Pantat tepos karena kelamaan duduk di motor :D
Setelah 4 jam lamanya, akhirnya kami sampai juga di kota Palangkaraya. *yeeyy* dan kami langsung menuju rumah tempat kami menumpang. Rumah mamanya Panji :D
Setelah mandi dan makan malam, aku nggak mau buang waktu buat diam di rumah aja. Aku ajak anak-anak buat keluar explore malamnya kota Palangkaraya.
Karena keterbatasan info dan waktu, malam itu nggak banyak tempat yang bisa kami kunjungi.
Cuma ke bundaran aja, sama ke Taman kota.
Taman Kota Palangkaraya.
Keren sih taman kotanya, cantik.
| Maafkan pose kami itu -_- |
Ya, setelah ber-selfie ria di taman kota. aku dan anak-anak niat mau nyari tempat nongki yang asik buat ngopi, sambil menikmati kota Palangkaraya di malam hari. Tapi ternyata susah loh nyari tempat santai disini. Mungkin karena sudah larut malam juga jadi banyak cafe yang pada tutup. Aku sempat googling nyari info tempat nongki yang asik di Palangka, katanya tempat orang-orang Palangka sering ngumpul di sepanjangan jalan Yos Sudarso. Malam itu kami muter-muter nyari jl.Yos Sudarso nggak nemu.
Satu-satunya tempat santai yang kami liat masih buka dan rame penongkrong malam itu cuma di Gemilang deket rumah mamanya Panji, dan kami memutuskan untuk nongki sebentar disini.
Jum'at, 22 Mei 2015
Hari ini kami semua bangun agak siangan. Biasalah efek kecapekan bekas perjalanan kemarin sama bekas begandang kami malam tadi.
Rencana perjalanan hari ini, aku mau liat susana kota Palangka disiang hari sekalian mau nyari jl.Yos Sudarso, biar malam ini bisa kongkow sama anak-anak disono, siapa tau yang jomblo-jomblo bisa dapat jodoh.
Btw, masalah jomblo. Sebenarnya aku lagi 'war' sama pasangan aku. Doi murka banget waktu tau aku mau jalan ke Palangkaraya 4 hari dan nggak bilang sebelumnya sama dia. Aku baru bilang ke dia 3 jam sebelum kami berangkat ke Paray. Dia maksa aku pulang hari ini tapi itu nggak mungkin. Nggak enak sama anak-anak, dan nggak enak di ongkos :') hahaha.. masalahnya kalau aku pulang hari ini juga naik travel, biayanya akan sangat berat karena memang kondisi aku lg oel jua. Ngepas! Tapi tetep aja, nekat jalan jauh ke Palangkaraya demi memuaskan hati dari rasa penasaran. Halah! sudahlah, nggak usah diterusin yg ini mah, sedih aja bahasannya kalau malsah hati sama dompet ini. hahahaa...
Kali ini cuma aku sama mita yang berangkat. Para banci lebih seneng di rumah nunggu waktu solat Jumat dari pada harus ikut kami panas-panasan muterin kota.
Jam 10 pagi, aku dan mita cus keliling kota Palangkaraya yang hari itu lagi cerah dan hebatnya kami, nggak bawa celana panjang apa-apa selain jins yang dipakai pas perjalanan ke Palangka sama celana babydoll buat bobo. Jadilah, mau nggak mau jalan pake celana pendek, tanpa jaket, pake motor. Panas. Tapi nggak papa lah, item dikit demi jalan-jalan keliling kota aku rela :D
Dengan modal nekat dan modal alamat rumah mamanya Panji. Aku dan Mita meluncur menyusuri jalan kota Palangka tanpa tau jalan. Yang kami cari cuma satu "jl.Yos Sudarso"
Setelah berjuang muter-muter dan panas-panasan, pengorbanan kami terbayar. Kami dapat letak jl. Yos Sudarso itu.
Sepanjangan jalan Yos Sudarso kami susurin. Terus.. terus.. terus.. sampai kami berdua nemuin tempat yang menurut kami menarik.
Coba tebak apa itu?
haha.. Universitas Palangkaraya yang menarik perhatian kami. Niatnya sih cuma mau foto sambil icip-icip jajanan kampus sana. Tapi pas kami masuk, kami malah nyasar. Kampusnya nggak terlalu rame dan kami nggak nemuin kantin. Tiga kali aku sama Mita muter-muter di kampus itu, kami nggak nemuin kantin. Jadi mampir ke Unpar cuma numpang foto doang. Itupun di gangguin sama anak-anak kuliahan sana. Mereka orang batak semua, horor banget kalau kami nolak mereka yang mau ikutan foto di depan Unpar. Takut di begal, kami kan pendatang, lumayan juga kenalan sama mereka, kami bisa sekalian tanya-tanya tempat bagus disana.
Habis foto di unpar, aku sama mita langsung buru-buru caps keliling lagi, mau nyari tempat santai sambil sekalian mau ngadem juga.
Tapi ternyata untuk orang macam kami ini yang pendatang dan minim info, susah juga dapet tempat santai yang enak disana. Akhirnya tujuan terakhir kami mampir ke mall sana, Palma namanya.
Pikiran kami udah kemana-mana tuh, "asik nih, ngadem di mall. Sekalian cuci mata"
pas masuk mall, ehh,, apes. Itu mall sepi banget. Mana nggak ada tempat santainya dan lagi perbaikan pula. Sial bener kami siang itu. Mau ngopi sambil ngadem aja susah bener.
Dengan rasa kecewa yang mendalam, aku sama mita memutuskan untuk balik aja ke rumah.
Sampai rumah, belum sempat aku istirahat, para banci ngajak jalan. Katanya mau ke Bukit Batu. Denger nama 'bukit batu' aku langsung semangat. Aku pernah liat foto temen aku yang pernah kesana. Tempatnya lumayan keren buat dikunjungi.
Jadilah kami. Habis solat jumat, kami ber-4 langsung capcus menuju bukit batu.
Kata mama Panji, bukit batu itu deket, tapi pas kami tanya ke orang-orang, dari kota Paray ke bukit batu itu lama perjalanannya sekitar 2 jam.
wow! udah sore gini, kesana nggak akan sempat lagi, yaudah, kami balik ke rumah dan mutuskan untuk ke bukit batu besok pagi.
Padahal niatnya malam ini, kami mau nongki ke Yos Sudarso, mau ikutan gabung sama anak-anal gahol Palangkaraya. Tapi karena hujan malam itu deras banget dan nggak ada tanda-tanda mau reda. Kami cuma ngumpul di kamar main kartu dan tidur.
Sabtu, 23 Mei 2015
Jelas rencana hari ini kami mau kemana. Habis sarapan, kami ber-4 meluncur langsung menuju bukit batu.
Jalan ke bukit batu itu arah ke kasongan dan dua jam perjalanan ke bukit batu pake motor lumayan bikin pantat pegel. Tapi nggak papa, sebanding aja kok dengan view yang kami dapat di sana. Keren cuy!
Maafkan kami permirsa, sekali lagi. Bukan kami namanya kalau nggak selpeh.!
| Entah yang kuning" itu fungsinya apa |
Setelah puas foto-foto di bukit batu. Kami nggak mau buang waktu lama-lama di sana karena diperjalanan balik ke Paray, ada beberapa tempat lagi yang harus kami kunjungi.
![]() |
| Danaunya kece, tapi lupa nama tempatnya apa. |
![]() |
| selpeh everywhere |
Satu tempat ini yang membuat aku ingin balik lagi ke Palangkaraya.
Bukit Batu Banama
To be continue...
Palangkaraya 4D3N - #2






















0 komentar:
Posting Komentar