Ada seseorang yang datang kepadaku dan berkata, “ mau
sampai kapan kamu membiarkan dirimu terpuruk? Mau sampai kapan kamu menyimpan
luka itu? Salah satu cara terbaik untuk melupakan semua perih di hatimu itu adalah
dengan mengikhlaskannya.”
Hm..
Mendengar dia berkata seperti itu, ada sedikit bagian
dalam otakku yang bergerak dan diam-diam mengiyakan apa yang dia katakan.
Memang benar, tidak ada gunanya sama sekali berdiam diri,
terjebak dalam perasaan sedih sepanjang hari karena memikirkan kenapa masa lalu
itu begitu menyakitiku.
Mungkin jika seseorang yang menyakitiku itu tidak ku
tempatkan terlalu dalam di dalam hatiku, sakit yang ku dapat tidak akan separah
ini.
Tapi, mampukah aku melakukannya dengan semua luka yang
ada di dadaku?
Benar mungkin apa kata seseorang itu, aku belum benar-benar
ikhlas dengan kejadian di masa lalu itu.
Lalu, ada kah cara atau saran lain untukku suapaya dapat
belajar benar-benar mengikhlaskan apa pun yang terjadi padaku.
Aku lelah berpikir mencari makna dari semua kejadian yang
sudah aku alami
Aku kira dengan kejadian itu akan ada banyak sekali
hikmah yang ku dapat, tapi nyatanya, lihat.. aku malah jauh jatuh terpuruk ke
dalam dunia yang selama ini aku hindari.
Tapi sudahlah, untuk sekarang hanya dalam dunia itu aku
benar-benar bisa melupakan masalah yang menggangguku. Dengan bantuan beberapa
teguk cairan ber persen itu, aku bisa sejenak merasakan rasa gembira, aku merasa hidup
disana.
ty
BalasHapus