Ketika perasaan gaib sebentuk cinta itu datang dengan sendirinya dan kau membiarkannya masuk memenuhi rongga dadamu, maka jangan ada yang disalahkan jika suatu hari mungkin kamu akan merasakan sakit karena ditinggal pergi sang cinta itu. Cobalah berpikir dengan cara yang sedikit berbeda, cobalah untuk memandang segala situasi dari berbagai sisi. Bahwa, jika hal yang kau biarkan begitu saja masuk seenaknya maka seharusnya kamu juga bisa membiarkan hal itu pergi seenaknya pula.
Membiarkan cinta itu pergi bukan selalu berarti kau tidak
ingin mempertahankannya. Jika cinta itu
benar-benar untukmu, dia tidak akan pergi. Berpikirlah se-simple itu. Jadi untuk apa kau bersusah payah membuang waktumu, menguras tenagamu dengan usaha-usaha yang kau pasti sudah tahu tidak akan berhasil apa-apa karena cinta itu memang berniat untuk pergi.
benar-benar untukmu, dia tidak akan pergi. Berpikirlah se-simple itu. Jadi untuk apa kau bersusah payah membuang waktumu, menguras tenagamu dengan usaha-usaha yang kau pasti sudah tahu tidak akan berhasil apa-apa karena cinta itu memang berniat untuk pergi.
Jika sudah tahu begitu, seharusnya kau menyibukkan diri
dengan mengobati sendiri sakit hatimu dengan melakukan hal-hal yang bisa
membuatmu ceria lagi. Jangan pernah hapus senyum itu dari wajahmu hanya karena
cinta yang pergi meninggalkanmu. Senyuman dan semangatmu terlalu berharga untuk ditukar dengan cinta yang hanya datang
menyapa untuk menyakitimu. Dan jangan pula berharap cinta yang menyakiti itu
akan menjadi obat penyembuh lukamu karena jika kau sudah terluka, bukan cinta
yang lama yang dapat menyembuhkan, melainkan cinta baru yang benar-benar akan
menutupi luka yang diciptakan cinta lama.
Banjarmasin, 18 Mei 2016 06:50
Banjarmasin, 18 Mei 2016 06:50
kali ini aq cuman bisa baca ga bisa komen takut miss.
BalasHapusHehe.. Terimakasih sudah baca kaka :)
Hapus