Kelak, aku pasti akan berpuisi dengan baris-baris huruf yang perhurufnya mengandung kebahagiaan.
Kelak, kebahagiaan itu pasti akan menyapaku. Aku hanya perlu menyetok banyak kesabaran dan tisu untuk bisa sampai pada titik itu.
Kelak, entah kapan buku catatanku pasti bersih dari tetesan air mata yang mengering.
Kelak, aku akan sibuk menulis cerita-cerita yang didalamnya hanya ada senyum, tanpa manyun.
Kelak, suatu saat...
Bandung,
2 Desember 2017 11:19
Kelak, kebahagiaan itu pasti akan menyapaku. Aku hanya perlu menyetok banyak kesabaran dan tisu untuk bisa sampai pada titik itu.
Kelak, entah kapan buku catatanku pasti bersih dari tetesan air mata yang mengering.
Kelak, aku akan sibuk menulis cerita-cerita yang didalamnya hanya ada senyum, tanpa manyun.
Kelak, suatu saat...
Bandung,
2 Desember 2017 11:19
0 komentar:
Posting Komentar