Tulis.
Jika kamu merasa sedang dalam masalah yang teramat berat dan kamu merasa tak ada orang yang bisa mengerti, yang bisa mendengarkan, tulislah keluh kesahmu.
Curahkan semuanya, sebisa kamu, semampu kamu.
Jika dalam penulisan kamu menangis, jangan tahan. Tak ada yang lihat, tangiskan saja, habiskan air matamu.
Selesaikan tulisanmu. Kemudian baca lagi. Resapi lagi.
Legakah?
Masalahmu tidak akan pernah hilang walau kamu tuliskan di beribu-ribu kertas. Tapi paling tidak, hal seperti itu akan sedikit mengurangi beban hati kamu.
Paling tidak, kamu punya media untuk membagi beban walau media itu mati.
Tapi bisakan dirimu untuk menyawai media itu. Jadikan tulisan itu duniamu. Dunia dimana kamu bisa berekspresi semaumu. Dunia dimana kamu bisa bebas. Tak ada larangan, tak ada rasa malu.
Kamu bisa menjadi dirimu sendiri, senatural mungkin dalam duniamu.
Jika kamu merasa sedang dalam masalah yang teramat berat dan kamu merasa tak ada orang yang bisa mengerti, yang bisa mendengarkan, tulislah keluh kesahmu.
Curahkan semuanya, sebisa kamu, semampu kamu.
Jika dalam penulisan kamu menangis, jangan tahan. Tak ada yang lihat, tangiskan saja, habiskan air matamu.
Selesaikan tulisanmu. Kemudian baca lagi. Resapi lagi.
Legakah?
Masalahmu tidak akan pernah hilang walau kamu tuliskan di beribu-ribu kertas. Tapi paling tidak, hal seperti itu akan sedikit mengurangi beban hati kamu.
Paling tidak, kamu punya media untuk membagi beban walau media itu mati.
Tapi bisakan dirimu untuk menyawai media itu. Jadikan tulisan itu duniamu. Dunia dimana kamu bisa berekspresi semaumu. Dunia dimana kamu bisa bebas. Tak ada larangan, tak ada rasa malu.
Kamu bisa menjadi dirimu sendiri, senatural mungkin dalam duniamu.
0 komentar:
Posting Komentar