Apa yang salah?
Beritahu aku,
arahkan lagi.
Aku benar-benar
ingin berubah. Tidak ada toleransi dalam bentuk apapun jika itu ke arah yang
tidak kau sukai.
Tapi kenapa,
setelah aku bersusah payah berjalan, menutup mata. Meninggalkan bermacam-macam
hal yang benar-benar aku sukai demi kamu yang sekarang ku anggap hidupku. Untuk
selalu menjagamu supaya tetap disisiku, tetap mengandeng tanganku.
Kamu tetap
tidak percaya, kamu satu-satunya orang yang menganggapku jalan di tempat.
Beri tahu aku
lagi, arahkan lagi.
Kamu
satu-satunya yang tahu, kamu satu-satunya penilai yang ingin ku dengar sampai
sejauh apa sudah aku merubah segala hal yang bisa membuatmu jauh.
Jangan begini!
aku di terbangkan lalu di hempaskan lagi.
aku di terbangkan lalu di hempaskan lagi.
Berulang-ulang,
sering sekali.
Salahku di masa
lalu memang tidak bisa ku tebus, tapi sakitku pun kamu tidak pernah bisa
menakar.
Dalam kisah
ini, jangan hanya lihat kamu sebagai orang yang selalu tersakiti.
Sesekali lihat
juga aku, ada luka besar yang tidak pernah kau rawat.
Aku memang kejam,
aku salah.
Tapi setidaknya
aku paham apa-apa yang membuatmu merasa sakit dulu. Aku menghindari semua itu,
sebisaku.
Tapi kamu?
Sadarkah? Melihatkah?
Dalam diamku
selalu ada sakit yang selalu kutahan.
Dan cuma
disini, di media ini. Aku benar-benar bisa bercerita.
Aku ingin kamu
yang jadi ‘diary’ku tempat aku bisa bercerita tentang susah senangnya kita.
Tapi aku sadar, aku tidak benar-benar mau.
Sekarang,
pelan-pelan aku juga menyadari, sedikit demi sedikit langkahku mulai kuperlambat, sesekali malah aku melangkah mundur.
Jelas.
22 Oktober 2015 3:03
kayanya memang proses waktu yang bisa membuat kamu tau keledai tidak akan jatuh kelubang yang sama walaupun lubang itu jalan terakhirnya
BalasHapusWhat do you mean?
HapusWhat do you mean?
HapusManusia diciptakan bukan untuk melakukan kesalahan, manusia diciptakan untuk berevolusi mereka belajar dari setiap momen hidup yang mereka jalani dan selalu menemukan jalan keluar dari setiap masalah karna manusia diciptakan sempurna memiliki akal dan perasaan yang tidak dimiliki makhluk lain tidak seperti keledai, keledai aja ga mungkin masuk ke lubang yang sama untuk kedua kali walau itu jalan terakhirnya apa lagi manusia.
Hapus