Pukul 3 pagi, aku kaget. Semua santri dibangunkan untuk shalat tahajud dan shalat subuh. Rupanya itu adalah adat dan kebiasaan DT. Dengan suhu udara sedingin itu, berat sekali rasanya untuk bangun dan mengambil wudhu, apa lagi mandi. Tapi lantaran di program, mau tak mau hal itu harus dilakukan. Memang awalnya ada keterpaksaan dalam melaksanakan ibadah, namun lebih baik begitu kan? Dipaksa masuk surga jauh lebih baik daripada sukarela masuk neraka.
Setelah wudhu dan shalat sunnah, semua santri diharuskan ke mesjid, ikut shalat subuh berjama'ah dan mendengarkan tausiah pagi. Rupanya ini juga adalah sebuah keharusan untuk santri. Semuanya wajib mengikuti kajian dan shalat di masjid. Ada buku laporan yang harus diisi setiap hari terkait ibadah dan semua keharusan yang ditetapkan untuk santri.
Setelah selesai mengikuti kajian pagi, kami di arahkan untuk berkumpul lagi di MC. Ada wawancara pribadi per santri dan ada test membaca al qur'an dan shalat.
Setelah semua selesai, kami mendapat arahan untuk mempersiapkan diri mengikuti orientasi.
Ya....... sebelum benar-benar menjalani hari-hari sebagai santri DT yang tenang, kami harus melalui masa orientasi dan diklatsar dulu selama seminggu.
Hari pertama orientasi, kami dikumpulkan di aula MC. Pengarahan dan materi orientasi. Tak banyak yang kuingat tentang materi saat orientasi. Hanya beberapa seperti 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun) dan 5 pantangan (pantang mengeluh, pantang menjadi beban, pantang sia-sia, lupa lanjutannya -_-)
Orientasinya kebanyakan perkenalan tentang budaya-budaya DT. Terlebih ke teori.
Tidak ada penyiksaan fisik disini, paling hanya olahraga push-up 5-10 kali. Tapi itu juga hanya saat di diklatsar.
Semua yang dilakukan disini tujuannya baik, untuk belajar, untuk paham. Supaya santri tidak buta lagi dengan ilmu agama. Materi tentang akhlak dan manajemen hati. Semuanya penting untuk seorang muslim.
Orientasi tujuannya memperkenalkan hal itu dan selebihnya memperkenalkan lingkungan DT.
Setelah wudhu dan shalat sunnah, semua santri diharuskan ke mesjid, ikut shalat subuh berjama'ah dan mendengarkan tausiah pagi. Rupanya ini juga adalah sebuah keharusan untuk santri. Semuanya wajib mengikuti kajian dan shalat di masjid. Ada buku laporan yang harus diisi setiap hari terkait ibadah dan semua keharusan yang ditetapkan untuk santri.
Setelah selesai mengikuti kajian pagi, kami di arahkan untuk berkumpul lagi di MC. Ada wawancara pribadi per santri dan ada test membaca al qur'an dan shalat.
| Wawancara |
| Test Baca Qur'an |
Setelah semua selesai, kami mendapat arahan untuk mempersiapkan diri mengikuti orientasi.
Ya....... sebelum benar-benar menjalani hari-hari sebagai santri DT yang tenang, kami harus melalui masa orientasi dan diklatsar dulu selama seminggu.
Hari pertama orientasi, kami dikumpulkan di aula MC. Pengarahan dan materi orientasi. Tak banyak yang kuingat tentang materi saat orientasi. Hanya beberapa seperti 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun) dan 5 pantangan (pantang mengeluh, pantang menjadi beban, pantang sia-sia, lupa lanjutannya -_-)
| Materi dari Ustadz Mumuh |
| Akhwat |
| Telat tuh... |
Tidak ada penyiksaan fisik disini, paling hanya olahraga push-up 5-10 kali. Tapi itu juga hanya saat di diklatsar.
Semua yang dilakukan disini tujuannya baik, untuk belajar, untuk paham. Supaya santri tidak buta lagi dengan ilmu agama. Materi tentang akhlak dan manajemen hati. Semuanya penting untuk seorang muslim.
Orientasi tujuannya memperkenalkan hal itu dan selebihnya memperkenalkan lingkungan DT.
0 komentar:
Posting Komentar