Dari rentetan ketidak sempurnaan dalam diriku, aku takut dia akan menjauh, atau mungkin pelan-pelan manjauh. Di luar sana, banyak sekali pemilik paras dan sifat yang nilainya jauh melebihi diriku. Siapa pun bahkan pemiliknya sendiri tidak bisa menjamin hatinya untuk tetap aman bertahan hanya
pada satu orang. Banyak kemungkinan, celah dan kejadian yang bisa membuat Tuhan membalikkan hatinya dengan sangat cepat sampai siapa pun tidak akan pernah sadar bahwa sudah ada satu perubahan.
Khawatir, jelas! Itu bertahan lebih lama dari apa pun di dalam kepalaku karena aku sadar, diri ini tidak punya sesuatu yang bisa di usung untuk di banggakan di depan kelompok mana pun.
Berdoa? Itu satu keharusan karena aku tahu hanya dari sana aku bisa mendapatkan kekuatan walau dari sana aku tidak pernah mendapatkan ketenangan. Berdoa memang satu pengakuan terdalam seorang manusia bahwa ia tidak memiliki daya apa pun jika tidak atas izin Tuhan tapi doa juga satu pengakuan kalau isi hati manusia tidak setenang ibadahnya.
Mandiangin, 8 Juni 2019 4:29

0 komentar:
Posting Komentar