Karena detak waktu takkan pernah berhenti, maka sedini mungkin seharusnya kamu sadar kalau tak ada yang mau menunggu kecuali aku. Aku masih bisa bertahan untuk menunggu sampai nanti waktu yang memutuskan untukku agar berhenti menunggu. Karena menunggu yang tidak mau ditunggu
hanya mubazir waktu.
hanya mubazir waktu.
Maka, kalau nanti suatu saat itu benar-benar sudah sampai padaku. Tetap akan ada tanda tanya tapi tanpa tanda baca. Mungkin masih mengambang kalimat permohonan untuk sebuah kejelasan tapi tak perlu jawaban.
Maka pergilah sudah. Yang jauh, jangan pernah menampakkan bahwa kau pernah ada dalam hidupku, jangan tampakkan apapun walau bayanganmu sekalipun.
Bandung, 25 September 2017 21:09
0 komentar:
Posting Komentar