Padahal kau tahu, kau
menyadari, dan bahkan kau merasa bahwa dalam setiap harimu selalu ada ketulusan
yang meyapa.
Tapi kau malah menolak
untuk melihat, bahkan sejenak pun tidak.
Padahal di sana belum
tentu kau temukan ketulusan seperti yang selalu datang di setiap harimu.
Semua hal itu ada
masanya, semoga saja kau sadar lebih cepat daripada masa waktu yang disediakan
ketulusan itu untuk selalu menyapamu disetiap harinya. Karena masamu dan masa
ketulusan itu tidak sama.
Semoga saja kau atau
ketulusan itu masih punya waktu... untuk saling memandang walau sesebentar
apa pun itu.
3 April 2017
00:29
0 komentar:
Posting Komentar