Perih dan lukanya masih sama kayak kemarin. masih nyeri dan menyiksa. karena apa? karena tubuhku tidak menerima kenyataan. Tubuhku masih belum mau percaya kalau aku diperlalukan terlalu rendah padahal dia dalam hidupku kujunjung tinggi. padahal, penuh dalam hatiku isinya hanya dia.
ya Allah, aku tak mau minta apa-apa lagi. Hanya satu saja sekarang; bari aku kekuatan yang tanpa batas.
25 September 2017 7:30
0 komentar:
Posting Komentar