Jangan. Jangan pernah khawatirkan aku ketika aku masih
terjaga sedangkan kau sudah beralih ke dunia mimpimu.
Jangan pernah khawatirkan aku walau aku yang meminta.
Karena kenyataannya dalam kisah kita aku sudah tahu, walaupun aku berucap, merengek, mengemis ibamu, kau akan tetap begitu.
Diam di tempat, acuh dan dingin.
Kau akan tetap menjadi beku walau aku terbakar menjadi
abu membawakan matahari untukmu. Agar bekumu meleleh sedikit dan
lelehannya bisa sedikit menyejukkanku
yang hampir mati karena memperjuangkan kamu hidup.
Palangkaraya,
15 Juli 2017 00:02
0 komentar:
Posting Komentar