Beratnya
melepas cerita yang tertulis dari kota Bandung itu. sekuat apapun aku
menggenggam cerita selama di sana, tetap pada saatnya mau tak mau aku harus
melepas. Aku harus pura-pura tidak merindukan segala yang pernah terjadi di
sana, suasananya, udaranya, kopinya bahkan orang-orangnya.
Semoga
keajaiban seperti itu bisa datang lagi. Aku masih ingin di sana, manikmati
senja dan hujan di kota Bandung. Masih suka
terjebak di tengah-tengah macet kotanya. Memang, di sana pun sebenarnya ada
luka, tapi itu bukanlah hal yang akan menggangguku. Lagi pula, seterluka apa
pun aku di sana selalu ada yang menyembuhkan walau bisa dibilang penyembuhannya
memakai cara yang sedikit menyimpang dari pemahaman umum manusia.
Semarang,
21 Febuari 2018 3:31
0 komentar:
Posting Komentar