Bandung,
kota itu masih menyita hatiku. Aku benar-benar ingin kembali ke sana, begadang
dan bangun pagi di sana, kenyang dan lapar di sana, juga menangis dan tertawa
di sana. Akan kuupayakan mati-matian supaya kota ini kutinggalkan dan langkah
kakiku berjalan ke arah ibu kota Jawa Barat itu. sumpah, Bandung aku rindu
seluruh isi kotanya.
Di sini terlalu hampa. Aku tidak merasa hidup berdetak di kota ini. Aku benci setiap sudut jalan yang sudah kuhafal, aku benci mengeluhkan cuaca, makanan bahkan orang-orang yang menyapa. Tidak ada yang mereka butuhkan selain kesenangan denganku. Termasuk masa lalu, mereka muncul dengan cara masing-masing dan itu berhasil membuat anjing dari mulutku keluar ratusan ekor.
Aku bahkan pelan-pelan mulai membenci
diriku lagi, maaf sekarang aku mencari rasa sakit itu.
Banjarmasin,
27 Februari 2018 22:58
0 komentar:
Posting Komentar