Dan dia perlahan-lahan berubah
Menjadi seperti aku.
Entah aku dalam definisinya bagaimana, tapi dari sikapnya
itu aku sudah membaca sesuatu; akan ada
rasa sakit yang mengucapkan “halo” kepadaku.
rasa sakit yang mengucapkan “halo” kepadaku.
Maka mau tak mau aku harus mengucapkan “hai” untuk rasa sakit
itu. karena tak sopan jika kita cuma membungkam saat ada yang menyapa.
Karena itu, sebelum semuanya bertambah parah, aku lebih
memilih mengucapkan “goodbye” untuk yang memberi “halo” itu.
Sudah cukup. Jangan ada lagi rasa sakit
Banjarmasin, 16 Maret 2018 3:23
0 komentar:
Posting Komentar