Sumpah, aku menahan keras agar tidak menangis untuk malam
itu, saat mendengar pengutaraan yang berkemungkinan besar akan merusak sebagian
hal yang sudah susah payah kutumbuhkan kembali. Sebuah kemungkinan kecil yang
padahal mulai berbaur dengan harapan dan doa bahwa kelak aku akan bahagia.
Bukan.
Anggapanku KAU BUNUH malam itu.
Tulisan ini adalah bentuk ucapan terimakasihku untukmu yang
sudah berhasil mematikan, meruntuhkan, menusuk, dan menghujani semua yang aku
sebut dengan masa depan.
Banjarmasin,
16 Maret 2018 3:33
0 komentar:
Posting Komentar