Mereka bilang aku gila. Ya, setiap kata itu disebut aku selalu mengamini dalam hati. Mungkin akan jauh lebih baik gila itu benar-benar kualami supaya aku lupa.
Daripada seperti ini, bertahan dalam rasa yang mengambang antara harus berbuat baik atau sebaliknya.
Pikiran kotor itu akhir-akhir ini sering sekali datang. Aku bingung harus bagaimana menanggapi suruhan untuk sebuah tindakan yang keji. Pikiranku menyimpulkan sesuatu dan memberi jalan lain. Aku akan sangat jahat jika semua kekacauan ini kulampiaskan kepada orang yang sama sekali tidak salah. Kepada orang polos yang tidak mengerti apa-apa. Bahkan orang itu tidak pernah memilih untuk dilahirkan dengan aku yang harus dipanggilnya ibu.
Daripada harus mematikan degup jantung seseorang yang tidak pernah salah, lebih baik aku mematikan degup jantungku sendiri. Lebih baik aku membunuh diriku sendiri supaya tidak ada orang yang terbunuh dari aku selain aku. Lebih baik mematikan raga yang berkemungkinan akan menyakiti seseorang lalu menyakiti hati banyak orang.
Jauh lebih baik begitu...
Banjarmasin,
29 Maret 2018 3:07
0 komentar:
Posting Komentar