Dari sini, dari pojok ini aku pernah sangat merindukannya, menyumpahinya dan di pojok ini juga cincin itu kulepaskan. Dengan memikirkan banyak hal, cincin yang lagendary itu akhirnya kulepaskan sendiri. Dan dari kesepakatan kita, kau sudah tahu sekali saja cincin itu kulepas takkan
pernah lagi aku mau memakainya.
Sayang sekali kemarin-kemarin kau menyia-nyiakan waktu. Saat aku sudah berpuluh kali memperingatkan, tapi saat itu kau tetap dengan acuhmu dan aku dengan tangisku.
Waktu itu aku melihat sudah tak ada lagi hal yang dapat menyelamatkan kita dari kehancuran, maka aku meminta izinmu untuk melepaskan cincin itu, kamu pun cuma diam, tidak mengiyakan juga tidak mencegah. Dan diammu itu kuartikan sebagai tanda kalau kau menyerah dan memilih melepaskan. Sampai berhari-hari setelahnya, aku masih memelihara bodohku dengan terus menyanyaimu dan berhari-hari itu juga kamu tetap dengan diammu.
Tapi sekarang lihat, saat aku sudah terlalu jauh meninggalkanmu, kau malah berlari mengejarku. Datang dengan terengah-engah dan beringkah seperti tak ada apa-apa.
Cukupkanlah sudah dramanya dan sadarilah aku bukan lagi bagian dari ceritamu.
Bandung, 7 November 2017 22:25
pernah lagi aku mau memakainya.
Sayang sekali kemarin-kemarin kau menyia-nyiakan waktu. Saat aku sudah berpuluh kali memperingatkan, tapi saat itu kau tetap dengan acuhmu dan aku dengan tangisku.
Waktu itu aku melihat sudah tak ada lagi hal yang dapat menyelamatkan kita dari kehancuran, maka aku meminta izinmu untuk melepaskan cincin itu, kamu pun cuma diam, tidak mengiyakan juga tidak mencegah. Dan diammu itu kuartikan sebagai tanda kalau kau menyerah dan memilih melepaskan. Sampai berhari-hari setelahnya, aku masih memelihara bodohku dengan terus menyanyaimu dan berhari-hari itu juga kamu tetap dengan diammu.
Tapi sekarang lihat, saat aku sudah terlalu jauh meninggalkanmu, kau malah berlari mengejarku. Datang dengan terengah-engah dan beringkah seperti tak ada apa-apa.
Cukupkanlah sudah dramanya dan sadarilah aku bukan lagi bagian dari ceritamu.
Bandung, 7 November 2017 22:25
0 komentar:
Posting Komentar