Pelan-pelan waktu mulai menunjukkan kenyataan bahwa apa pun yang pernah terikrar sering kali di ingkar.
Menanggapi hal itu, tak ada lagi yang dapat kulakukan selain tersenyum.
Tersenyum untuk semua tindak, tersenyum untuk semua janji, tersenyum untuk semua ucapan yang
semuanya itu menunjukkan ketidak benaran.
semuanya itu menunjukkan ketidak benaran.
Omong kosong.
Dan aku mulai pelan-pelan mengikis perasaan, pelan-pelan menipiskan kepercayaan.
Menjaga diriku sendiri dari kepedihan mungkin lebih penting untuk sekarang dari pada harus totalitas menuruti semua kehendak seseorang yang terlalu mudah melupakan suatu hal yang pernah sangat ku upayakan.
Bandung,13 November 2017 9:10
0 komentar:
Posting Komentar