Aku sedang tidak tertarik untuk apa-apa.
Tidak tertarik untuk ketemu siapa-siapa.
Tidak tertarik untuk bicara.
Hanya ingin sedirian dan duduk di satu sudut tertinggi.
Melihat rintikan hujan yang membasahi hamparan lampu kota di bawah sana.
Aku tahu, celotehan mereka tertuju padaku tapi syukurnya aku tidak tertarik untuk mendengarkan siapa pun malam ini. Bahkan suara-suara berisik dalam kepalaku sekali pun tidak akan ku gubris untuk malam ini.
Sana, bicara saja dengan tembok! Atau ajak bicara tembok semen yang sedang kududuki ini.
Siapa tahu ia mendengarkan. Toh, kami sama-sama diam.
23 Oktober 2017 20:04
0 komentar:
Posting Komentar