Aku kalah dengan senyuman tak berdosa yang ia beri, seolah di sana tidak ada janji, dan jelas di sana tak ada selipan kata maaf atas kekacauan yang sedikit banyaknya bersumber dari dia.
Setelah semua kejadiaan ini, banyak sekali hal yang harus kutata ulang. Dan ada beberapa bentuk rasa yang harus aku kurangi takarannya.
Tentang sudut pandang, tentang cara bersikap, tentang bagaimana menanggapi dan memberi.
Pelan-pelan aku akan memulai semuanya dari titik nol.
Mulai memberi banyak perhatian untuk diriku sendiri, mulai menjaga kesehatanku sendiri, mulai merawat hatiku sendiri. Karena kalau ditelaah ulang, semua yang sakit yang aku alami ini murni keteledoranku. Aku sendiri yang menumbalkan diri untuk diberi kepedihan dari orang lain.
Sekarang kurasa aku sudah cukup belajar, pengalamanku juga sudah lumayan cukup untuk mulai berpikir tentang sebab-akibat atas sebuah keputusan. Tinggal perlu penerapan dan sering-sering membaca ulang tulisan ini. Karena aku sendirian sekarang, tak ada orang lain yang mempu mengontrol tindak laku ku selain aku sendiri.
Aku harus sendiri, agar tidak ada orang lain yang jadi sasaran/sebab kalau nanti aku hancur dan tersakiti lagi.
12 Nov 2017 15:27
0 komentar:
Posting Komentar